• Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 11 months ago

    HANYA ENGKAU. HANYA Telah diserahterimakan. Seluruh nasib. Ke dalam genggaman. Biarlah segala menghambur. Menujumu. Sebagai serpih. Debu yang memburu. Menyeru ngilu. Demikian diri terlunta. Pada tatapmu. Tak berdaya diri. Tak Hanya engkau. Hanya. Menggelisahkan aku. Dengan sepenuh rahasia kehendak Dan aku? Terhisap ke dalam tubir. Gelegak.…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 11 months ago

    (MUNGKIN) INILAH PUISI Sebagai puisi Kata tak sanggup merangkumnya Malang, Nopember 2003 SURREALISME AIDAN Bubur kata-kata. Gelegak. Bergumpal darah digugurkan dari rahim. Waktu berkelonengan. Jam leleh. Salvador. Di mana ditemukan perempuan yang mencinta. Engahmu. Tapi para ibu berlari ke utara. Kau lecutkan api. Menggeletar jerit. Mimpi…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 11 months ago

    UPACARA EROS :randu & rano dan engkau menangis. karena cinta, katamu. mungkin eros, tepatnya. sebagai ledakan yang tak henti mengguncang dada. membuka segala rahasia semesta. dalam tarian: tawa dan luka. dan engkau menangis. menelusur baris-baris yang dikekalkan. mungkin dongeng dari masa lalu, lelaki yang ingin mengabadikan riwayat gelombang…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 11 months ago

    TAKWIL SAZANO lalu kau kau berjalan mungkin berlari mungkin mengendap sambil menebar ribuan tanda mungkin serupa mimpi sebagai kebenaran pada terjemah yusuf dan ibrahim karena suatu ketika kau biarkan dirimu serupa kendi yang haus hendak akan air karena pengetahuan bemula dari mimpi mimpi yang dijelmakan mungkin dari dongeng sebelum tidur serupa…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 11 months ago

    PADA RAKAAT TERGESA MASIH KAU DENGAR RINDUKU?

    kekasih masih kau dengar kupanggil namamu pada rakaat-rakaat tergesa?
    karena dunia menyihirku dengan kesibukan. hingga tak kuliat seribu
    bulan bercahaya benderang. di waktu takdirmu.

    ampuni aku. bukan berarti aku tak merindu.

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 11 months ago

    KEKASIH YANG KURINDU kekasih bagaimana harus kuungkapkan geletar rindu ini menemu cintamu seluruh sedang resah ini menggigilkanku karena sepertinya engkau menatapku demikian beku ke dalam lubuk dadaku o adakah yang lebih selain cintaku padamu kekasih engkau demikian pencemburu, memburuku dengan tatap matamu ke segala penjuru karena masih lalai…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 11 months ago

    SAJAK YANG KESEPIAN :ts pinang sebagai sajak yang kesepian ditinggalkan pergi puisi aku tinggalkan segala kenangan hingga kenangan menjadi sajak yang kesepian bukankah puisi adalah mula sepi mungkin juga nyeri yang kita cari ujarmu dengan sebilah kata yang ditusukan ke dalam jantung sunyi dan resah yang tak henti walau telah didayungkan…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years ago

    YANG BERDIRI DI PERSIMPANGAN buat: t & r tentukan pilihan itu! angin menyeru. walau kau tahu hidup adalah pilihan. tapi kau masih tetap meragu. gamang. bimbang. menimbang-nimbang. tentukan jalan kemana kau akan menuju! matahari menyeru. walau kau tahu hidup adalah pilihan. tapi kau masih menekuri masa lalu. dan melihat ke belakang melulu. …[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years ago

    YANG KEHILANGAN KATA-KATA
    buat: dodi moyang

    kata-kata lenyap
    pada tatap
    o, masihkah penyair mencari kata
    untuk melukiskan wajah puisi
    yang dijumpa
    di puncak birahi cinta
    ekstase
    dipukau kemilau
    sebagai keindahan

    kata-kata lenyap
    lebur
    pada takjub

    memandang wajahnya
    yang tak terkata

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years ago

    TAPI AKU LELAKI YANG GIGIL SENDIRI tapi aku lelaki yang gigil sendiri purnama lenyap di balik gerhana kekasih diri lenyap dalam gundah dada hingga kutanya bayang serupa diri: o usia ke mana disia? tapi aku lelaki yang gigil sendiri purnama tak terlacak oleh mata hati diri sembunyi dalam gelap kata-kata hingga kutanya bayang serupa diri: o…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years ago

    Dimana Puisi Kiranya buat: datok kemala dimana puisi kiranya di dalam diri di luar diri atau di keluasan semesta aku menari di dalam sepi dan terasa puisi ikut menari bersamaku serupa rummi menari mendedahkan diwan dan rubaiyat dalam ekstase rindu dan mabuk kepayang cinta tapi o dimana puisi kiranya dimana telah diteguk berjuta kali anggur dari…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 1 month ago

    Tiga Bait tentang Puisi 1. aku rebah dalam lelah kata kata telah menyesatkanku jauh ke dalam rimba gelap puisi kemana kita kan pergi? diri sendiri terluka oleh tanya sendiri demikian nyeri 2. mungkin aku harus mulai melupakan puisi dan tak merindukannya lagi karena…… 3. puisi mungkin telah tak ingin dilahirkan lagi lewat jemariku…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    PERINGATAN

    jangan lagi membaca puisi
    nanti kau semakin tersesat jauh

    puisi lebih berbahaya dari candu
    lukanya lebih parah dari goresan belati

    jangan coba-coba membaca puisi
    apa lagi membaca tulisan ini

    sebagai puisi
    !

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    TIBA TIBA SAJA tiba-tiba saja aku ingin merobek semua kertas yang pernah kusebut puisi, membakar dan menghanguskannya. hingga ia tiada. puisi yang tiada. amboi indahnya. puisi yang tiada. tiada yang puisi. (tapi pembunuhan itu gagal: puisi bangsat kapan kau mampus!) tiba-tiba saja. aku tak ingin peduli. dengan segala macam puisi. awas! kalau…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    Upacara Pengap Dada 1. kupu-kupu robek sayap hinggap di lengkung alismu yang hitam saat hari mulai gelap, dikerjap mata harap demikian lindap. pengap 2. tak ada keteduhan bagi pengap jiwa telah ditandai dengan asin darah sebagai peta mula dan akhir airmata karena gelisah tak pernah takluk bahkan pada teduh matamu….. [...]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    Musim Musim Yang Menyelinapkan Airmata

    seperti selalu kukabarkan padamu
    tentang musim musim
    yang menyelinapkan airmata
    di sela sela puisi

    adalah gerimis
    yang kau lukis
    dalam kanvas rindu

    karena sesungguhnya
    cinta demikian tabah
    menerima luka derita

    seperti engkau
    seperti mimpi itu

    diembun senyummu

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    Ya! Ya!

    ya! ya! demikianlah hidup!
    keras dan kejam

    dan aku?
    kerap menjadi pengecut

    berlari dengan angan mimpi sendiri!

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    Upacara Kosong

    jam berdetik. dan aku?
    berhenti di titik nisbi

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    Upacara Sepi secelah kekosongan tinggal di pinggir halaman. juga jeda antara baris bait. dimana disinggahkan sunyi. namun gaduh juga yang bertalu. setelah lembar-lembar kosong terisi takdir sepi. mungkin telah ditera namaku di situ. juga waktu. saat berjumpa. saat terlunas segala rindu. menatap wajahnya yang cahaya. hingga lebur diri. dalam arus…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 15 years, 2 months ago

    Upacara Amnesia sepertinya aku telah melupakan warna-warna. apa warna untuk rindu apa warna untuk cinta? karena guruf-huruf berguguran dari ingatan tentang puisi yang digugurkan dari rahim waktu, karena tiada kekal kata tiada abadi segala yang diingin selama. tapi masih ingin kutulis seisak yang tersisa dari sobekan kenangan di lipatan yang tak…[Read more]

  • Load More