• Di Tepi Telaga Sarangansarang kabut. putih menyapa pinus cemara. keheningan telaga. aku merindukanmu. andai engkau di sini. berdekap selalu, aku dalam hangat cintamu. cintaku

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 12 years, 10 months ago

    SENJA MURAM LANGIT HITAMsenja muram langit hitamlembah kelam puisi silammelayanglah kenangmelayang layangmemburu rindu menemu debumenyeru deru menemu jemuahoi, mabuk aku di sunyi sendirimenari-nari di puncak sepimenoreh puisiberdarah deras sekali

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 12 years, 10 months ago

    MENGINGAT SEBUAH JAWABANdari langitserupa kenang benderangmenerang terangsebuah jawablewat tatapmungkin tangispertamadan terakhirdi duniademikian fana

  • MALAM MELARUT HUJAN MELAUTmalam melarut ke kelam-hitamnyahujan melaut ke muara-sepinyasepi dan gigil mencari-cariberdesing angin berdesing-desingmerapalkan mantera rahasiasebagai bisik o merintih rintihini langkah sampaikah pada tepimenjejak tapak pudar memuaiseperti hujan seperti malammelarut ke kelam hitamnyamelaut ke muara sepinyamengekal di ketiadaan

  • Puisi itu, Asan:hahaku melirik puisi, dia sedang terduduk bersandar di sofa, mukanyasedikit tertekuk, aku tersenyum sendiri di dalam hati, karena kutahudia sedang menanti, menanti dan menanti. sebentar lagi kataku,meremangkan bisik rahasia, hingga engkau menjadi…

  • KESUNYIAN ITU:nzibskesunyian itu kabut mengambangdi pelupuk mautengkau menari dari kalut ke kalutlarut pada kenang segala rautambang rembang petang menjelangmelayang kenang disayang-sayangahoi, ribuan jarak menemu mimpitak terperi tak terberi

  • ODE BAGI DAUN KATAode bergaung sampaike penghujunghidup menari-naridi relung renungberkelebat daun katasepi menari-nariah, para perinduberarak ke segala mimpimenyanyi menaridi peluk sepi berulangkaliterlahir mati tak pernah hentimalang, 28 Januari 2005

  • Ada Pesan Singkat Darimuada pesan singkat darimusebentuk puisimenyelinap pada kelamseperti kegelisahanmenyelinap dari hari-hari pengapterjejak pada katasebaris pesan rahasiamakna diterkakan puisisuatu ketikaseperti kegundahanmengendap ke dalam mimpimenjelma goda kata rahasia

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 1 month ago

    Lima Kata Darimulampu lampau waktumeretas kertas getaspintal bantal kekaleja jejak senja pada mejaberselimut lumut maut

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 3 months ago

    ThumbnailCAHAYA “CINTA” HASTASURYA

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 3 months ago

    ThumbnailBUNDA DAN ATTA

  • ThumbnailCAHAYA HASTASURYAairmata cahaya ayah bunda di tangismuairmata cahaya ayah bunda di kekeh tawamuterucap doa senantiasaengkau senantiasa bahagia

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 4 months ago

    TIBA-TIBA AKU TERINGAT JAKARTA :b.n kepak burung, petak sawah, hijau padi, alir air, aku teringat padamu apa kabar gedung-gedung yang menyimpan ranjang dan lenguhnya dan kelaminmu yang menegang desah angin, rintik hujan, hijau lumut, aku teringat padamu kota yang membusuk dan engkau yang menari dengan pikiran kosong di sela berita kehancuran…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 4 months ago

    ADA YANG MENCATAT ada yang mencatat demikian cermat dan khidmat syariat hakikat makrifat di sebalik hikmat peristiwa demi peristiwa berpijaran di rentang laku hidup waktu berkejaran kemana segala kan beralamat? tanya sebuah taklimat semoga kau selamat! seru surat kawat peristiwa demi peristiwa berluncuran hidup kematian mati kehidupan…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 4 months ago

    MEMBACA PUISI, SUATU KETIKA menelusur kata-kata menerka tanda memberi makna hampa huruf dieja mengharap irama bebunyian jiwa hampa HANYA AIRMATA :cahaya hastasurya hanya airmata merembes pelupuk membasah di pipi menetes di ubun-ubunmu sebagai doa sebagai pinta kepadanya semoga engkau sehat senantiasa hanya airmata tanpa ucap kata-kata menembus…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 4 months ago

    KITA BERCERITA :ha kita bercerita tentang sunyi mendera lalu menggambarnya dengan warna-warna kelabuseperti dulu kita bercerita tentang kesepian kita lalu menuliskannya dengan kata-kata senduseperti waktu lalu kita bercerita tentang impian segala lalu mengiringinya dengan doa-doa syahduseperti dulu seperti waktu lalu AKSARA YANG LETIH :ha demikian…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 6 months ago

    Pamflet Banten Selatan apa yang kau bayangkan pada sepanjang jalan -berbatu tajam, berkelok, menanjak curam- di banten selatan hanya berkilometer dari jakarta kemiskinan nampak pada wajah saudara yang tak pernah menemu pendidikan apa yang kau bayangkan pada ladang dan sawah yang tak bisa mensejahterakan hanya berkilometer dari jakarta tak ada…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 6 months ago

    “0″1.ada yang membekumenerka kehendak takdirmudi antara remah remah waktuada yang membekupada gemuruh menyerunamamu2.o demikian fanaderita bahagiadetik ada detik tiadasenyap menyerta3.leburlah leburhingga abu hingga debuaku tiadaleburlah leburhingga sunyi hingga intiaku tiada

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 6 months ago

    Aku Berjalan di Balik Kabut aku berjalan di balik kabut matamu hingga sungai cahaya tak menyilaukan diriku aku berjalan meniti batu hijau jiwamu hingga arus keheningan tersampai di palung dadaku aku berjalan menoreh tebing rahasia rindumu hingga gema berpantulan di rongga kepalaku aku berjalan menyapa napas mimpi cintamu hingga puisi berderingan…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 13 years, 6 months ago

    sejuta puisi semilyar puisi setrilyun puisi setakterhingga puisisejuta puisi semilyar puisi setrilyun puisi setakterhingga puisimengada meniada dalam jejak menjemputmu di balik kabut memutih matakudidera kata dalam dada memerih perih tak terkata: inilah rindu!kemana kan ditawarkan katakata dari mulut nganga tak bersuarasebagai sunyisebagai…[Read more]

  • Load More