• Dari Sebuah Tajuk: Seorang Ibu Memakan Bayi Panggang ayah, sudah baca berita hari ini? bunda tak sanggup membacanya. lihat ini, ada seorang ibu memakan bayinya sendiri. bayi panggang. aduh, mengapa ada ibu tega seperti itu. kata orang sih, dia gila. tapi aduh, kok bisa orang gila hamil dan melahirkan bayi? kapan dia menikah. dan bayinya apakah…[Read more]

  • Untukmu :kunthi aku ingin menulis sajak, untukmu seperti dulu mungkin tentang hujan yang turun di saat senja sebagai puisi yang diam-diam kutuliskanhujan perlahan menyapa dengan ingatan aku ingin menulis sajak, untukmu seperti dulu mungkin tentang pelangi yang melengkung di saat senja tapi tak kutemu pelangi, di langit, matahari baru saja pergi…[Read more]

  • Dari Sebuah Tajuk: Ibu Membunuh Bayinya Sendiri :hah seorang ibu membunuh bayinya sendiri. ini berita keberapa. berita yang sama di tahun ini. apakah akan ditaruh di tajuk utama. dengan huruf judul tebal. dengan foto bayi berlumur darah dan leher membiru? lebih biru dari masa depannya. bayi yang teramat lucu. dan mungkin ia akan menjadi pelukis.…[Read more]

  • Di Lengkung Alis Itu, Yo… di lengkung alis matanya adalah harap di lengkung alis matanya adalah rindu dimana sunyimu menuju dimana jejakmu ditanda dimana mimpimu digariskan dimana tawamu dideraikan adalah lengkung alis yang mencakrawala adalah lengkung alis yang menghias bumi adalah lengkung alis yang merangkum semesta adalah lengkung alis yang…[Read more]

  • Dari Sebuah Tajuk: Orang Dibakar : hah ada berita apa hari ini, seperti kubaui hangit orang terbakar. mungkin ada yang ingin mencatat dengan tergesa. dalam berita. atau puisi. apa bedanya. tapi mungkin ada yang hanya ingin mengekalkannya dalam ingatan. atau mungkin ada yang ingin segera melupakannya. seperti biasa. seperti biasanya Dari Sebuah…[Read more]

  • Blitarapa yang kau pikirkan,diantara jalan menikungmenanjak menurun,lihatlah: perbukitan gundulapa yang kau bayangkan,diantara kepungan kemarauranggas hutan jatilihatlah: pemakaman umumapa yang kau ingatdiantara ladang ladangsawah mengeringlihatlah: pasir batuapa yang kau tulisdiantara alir kecil sungaikaki gunung keludlihatlah: nasib sendiri 2006

  • Bendungan Selorejoitu ikan apa? katamu,mungkin sambil membayangkanhidup di dalam kerambadijual ikan mas koki,wader, guramisegar atau dibakar.itu ikan apa? katamumungkin sambil mengingatirisan pisau ke perutdijual ikan betik,bekutuk, mujahirhidup atau matiitu ikan apa? katakumenunjuk ikandi dalam puisi2006

  • Cilegon angin kemarau, sampai di dada galau sederet kenang, mengucap selamat datang! 2006 Bojonegara dimana titik henti: di jalan berlubang, pelabuhan kemarau, bebatu gunung, pepohonan meranggas tumpas dimana jejak kan bertanda: pada langkah lungkrah jika gelombang sampai disini, siapa akan menyimpan ngeri: badai mimpi 2006 Rumah Dunia :gola gong,…[Read more]

  • Menjelang 18 Oktober :kunthi hastorini 1. aku ingin menulis lagi, pada serpih hari yang gugur dari penanggalan seperti puisi yang diam diam membayangdi pelupuk mata terpejam 2. tanggal berapa sekarang, bisikmu sebagai tanya yang sama dalam bayang, rentang usia menata bata demi bata di hidup kita 17 Oktober 2006 Aku Ingin Menulis Lagi Aku ingin…[Read more]

  • MANUSIA LUMPUR oi mata lamur, tubuhku berlumur lumpur oi mata lamur, ini bukan lulur manjur oi mata lamur, ini nasibku semakin ancur semprur!(eh, semprul) 17 Oktober 2006 EDDY DAN RENDRA HARUS PINDAH RUMAH eddy temanku. hari ini dia tidak ngajar. rendra mahasiswaku. hari ini dia tidak kuliah. cari kontrakan 2,5 juta rupiah. bayangkan amat susah.…[Read more]

  • Segala Akan Kembali Pada Mula:inongharis.comkembalilah puisi,pada awal mula cintakembalilah cinta,pada awal mula katakembalilah kata,pada awal segala mulakembalilah,dengan segenap doamenghantar engkauke hariba-NyaMalang, 1 September 2006in memorium Anna Siti Herdiyanti (Inongharis)

  • KAWI siapakah yang kau cari di situ, pada putih kabut mendung langit dingin udara rinai gerimis melayarkan ingatan pada wajah leluhur tak kau kenal, hanya nama yang ditoreh pada batu dan buku putih kabut mendung langit dingin udara rinai gerimis menyapa sepanjang jalan pendakian antara wajah lelah penziarah, lengang masjid, torehan prasati, harum…[Read more]

  • ADA YANG MENGERJAP DI LANGIT SUBUH Ada yang mengerjap di langit subuh, mungkin puisi, yang tak memejamkan mata walau sekejap menggoda dengan sihir kata, hingga malam membuka rahasianya hingga sunyi mengembun di pelupuk matanya DONGENG PEMULUNG WAKTU : hasan aspahani aku teringat dongengmu itu: pemulung waktu, sepertinya aku sering bertemu…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 10 years, 9 months ago

    ZIKIR :dato kemala 1.sebagai gema menyelinapdi sunyi getirku sebagai bisik rindu melintaspintu pintu langit ingin menemu awal akhir segala sesuatu 2. sebagai gema didawam-dawam nama dicinta cinta di dalam dada ia bertahta ##### SAPA SIAPA kata siapa punya siapa sapa siapa pada siapa ####### AKU MEMAMAH aku memamah kata kukira akan jadi makna aku…[Read more]

  • Aku Ingin Menciummuaku ingin menciummulangit yang memarbumi yang gemetarkarenalinu ngilulindugemeretakdi sekujur tubuhmuaku ingin menciummudengan senyumandengan doa ketulusankarena kesedihankusimpandiamdiamdalamrongga kesunyianaku ingin menciummudengan katadengan cintakarena inginkau terimasegaladengan bahagiamalang, 1 juni 2006

  • ThumbnailCahaya Namamu Cahaya : Cahaya Hastasurya cahaya namamu cahaya secerlang mata bunda secerlang 8 surya di dalam dada ayah lihatlah burung bermandi cahaya lihatlah air memantul cahaya lihatlah rindu ayah memburu cahaya cahaya namamu cahaya dalam doa malam subuh siang senja cahaya menerang terang dunia cahaya namamu cahaya dalam isak dan tawa ayah…[Read more]

  • Dan Rindu Menggeletardan rindu menggeletar, kata-kata menyesat di dalam sel otakku,seperti burung-burung yang menjerit mencari sarangnyadan rindu mengada di jejemari puisi, membadai di ruang dada sunyiku,sebagai luka, sebagai nganga, sebagai sunyi, sebagai pinurbo merabadarah lambung kirikubiarkan aku menjerat kalang kabut sliweran kata, hingga….

  • Sesayap Terbang Sesayap Merapuhsesayap terbang sesayap terbangmenuju tujusesayap terbang sesayap terbangmerapuh rapuhsimorgh! teriakmuini nyeri tak letih merinduhuwa humma hum hiya humnahu! hu! hu! hu! hu!

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: Sebiru Ingatan 11 years ago

    Sebiru Ingatandemikian biru ingatan menjejak silam menapak kata demi katake puncak tiada ke puncak tak segala tiadademikian biru ingatan menelusup ke dalam nganga sunyi lukademikian biru ingatan hingga mimpi mimpi menjelma dalam puisi takberhinggahingga tiada hingga semua tiada hingga Engkau adanya

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: Ada Siapa Ada 11 years ago

    Ada Siapa Ada ada siapa menyapa di sebalik tirai kabut menyeringai mungkin detak waktu menyeru nyeru di dada sendiri di jantung sendiri hingga hilang denyutnya hingga ada siapa di balik tirai hingga merindu hamzah merindu fansuri merindu attar merindu rumi merindu tardji merindu engkau menemukan siapa tapi manusia tetap serupa musa terjerembab di…[Read more]

  • Load More