• Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Puisi Mencakar Wajahmu Dengan Kuku Jemarinya Yang Lentik puisi yang diam-diam ingin kau tulis mencakar wajahmu. dengan kukunya yang tajam. dan kau menulisnya sebagai kepedihan. inilah puisi, katamu, sambil membayangkan kuku di jemarinya yang lentik. dan menyisakan perih di wajahmu. puisi yang kau kira sebagai kucing manis. berbulu lembut…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Kapak Merah Puisi Berdarah diacung kapak digedor-gedor pintumu belah-belah kepalamu berdarahlah puisi berdarahlah dalam alir nadi tubuhku kata-kata dalam sumsum otakku “habisi saja masa lalu juga segala yang bernama dosa” lihatlah tari itu dalam genang, o, sang pemberontak, dalam tikam dalam dendam dalam kelam dalam geram “mampuslah!…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Sepanjang Jalan Indonesia “sepanjang jalan indonesia, buku-buku terbakar, wartawan terbunuh, tentara terbunuh, mahasiswa terbunuh, orang-orang terbunuh, sia-sia” sia-sia? tak kau tahu siapa yang menurunkan siapa, siapa menaikan siapa. jangan macam-macam bicara. kambing hitam kau namanya. “sepanjang jalan indonesia, sepanjang sejarah hitam,…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Negeri Api

    O, Allah, inikah negeri itu?

    Hangus wajahku
    Hangus tubuhku
    Hangus hati nuraniku

    O, Allah, inikah negeri itu?
    Api menjela panas begitu
    Kutuk apa sampai di sini

    Tak henti mengapi
    Tak henti mengapi
    Tak henti mengapi

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Ingin Kutulis Untukmu Ingin kutulis sajak untukmu. Mungkin ucap rindu. Tapi kekasihku, tak kutemukan kata itu. Kucari ia dalam buku-buku. Tak juga ketemu. Kurobek buku-buku. Kulempar semauku. Beri aku kata! Tak ada yang memberi kata itu. Tak ada yang memberi tahu di mana kata itu. Aku menjadi marah. Kuhancurkan rumah-rumah. Kuhancurkan segala…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Siapa Sampai Pada Ucap siapa menolak siapa siapa menerima siapa siapa mengaku siapa siapa mengiya siapa ah mengapa diterima segala bukan engkau ah mengapa ditolak engkau sesungguhnya gemetar tursina gemetar golgota gemetar hira kau maha rahasia kau maha rahasia siapa mengeja siapa siapa menafsir siapa siapa membaca siapa siapa merahasia…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Selamat Pagi Indonesia

    selamat pagi indonesia
    tak ada lagi airmata buatmu hari ini

    telah kering airmata menangisi engkau

    selamat pagi indonesia
    semoga kau bahagia

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Hendak

    rasakan dengan mata hatimu

    inikah yang terangan dalam benakmu
    kedalaman palung inginmu

    di mana segala ucap tak sampai

    begitukah inginmu menyelam dalam
    tak usai-usai

    menerjemah kehendak

    sorot mata menghamburkan segala
    impian yang menyerpih

    ah, bagaimana kau dapat bahagia?

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Langkah

    ku sapa engkau, ku sapa dengan segala ingatan, sebentang jalan, di
    mana kita telah datang, ke mana kita akan pulang,

    menghitung usia berhamburan, mengukur langkah terseok, ah akankah
    sampai kita pada perhentian sesungguhnya

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Aku Takut
    buat: ompie heri

    aku takut sajak-sajak
    membutakan kesadaran
    menyamarkan persoalan,
    seakan tak terjadi apa-apa

    o, aku pecinta yang kesepian
    menawarkan kata-kata, sebagai embun
    tapi api tetap berkobar,
    tapi kebencian tetap menyala!

    o allah, inikah negeri api?

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Tak Perlu tak perlu kau tuliskan namamu. ini tembok putih saja. tak terlalu putih sepertinya. karena mengelupas catnya dan menguning coklat hitam kena tempias hujan dan tempelan debu. tak perlu kau tulis namamu di situ. walau kau mungkin rindu diriku. atau kau ingin memaki. seperti ketika kau demikian kesal. Kepada penguasa bengal. tak perlu kau…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Serahasia Danau

    demikianlah, aku memandangmu, sebagai danau yang diam, begitu biru
    rahasia apa hendak kau simpan, dalam

    matamu tak isyaratkan apa,

    tapi kau tahu, air tenang
    menenggelamkan

    aku ke dalam
    tanya

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Aku Bergelayut Di Tali Aku bergelayut di tali, semoga tak goyah, melemah jemari Kukuh memegang cinta kasihmu, kekasih Aku bergelayut di tali, jangan sampai terpelanting Terbanting ke jurang-jurang nganga Aku bergelayut di tali, memanjat hingga sampai Di hadapmu, kekasih yang tak henti dicari, hingga capai Hingga gapai [...]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Dongeng Burung sayapku patah, katamu, seperti mengulang kata-kata itu, serupa gibran? tapi sepertinya aku bukan gibran dan kau bukan ziadeh yang saling merindu, hingga waktu memisahkan, dengan pedangnya yang tajam jika sayapmu patah, pastilah kau burung yang terbang tak henti, atau karena pemburu memanah hingga luka, atau rahwana membantingmu,…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Ada Apa Dengan Dunia Ini? mungkin membuatmu gamang. tak memiliki pijakan. kau merasa dikutukserapahi eros, berjalan tersaruk, pintu menutup. kau merasa dikutuk, seperti sishipus menggelindingkan batu, tak henti. karena kau lelah, kau ingin menjadi penghuni gua, tidur panjang, serupa alkahfi? mungkin aku demikian konyol. mengajakmu kembali ke…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Cakram Matahari Mengingat: Sutan Iwan Soekri Munaf aku berputar sebagai cakram berputar sebagai waktu berputar detik menit jam hari minggu bulan tahun windu abad jaman terbit di pagi tenggelam di senja rindu menggoda goda dalam kata frasa kalimat baris bait alinea wacana bab kisah kisah tua sebagai ephos pada tangan homeros diputar ingatan…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    Gelombang Pasang rinduku menderu sebagai gelombang bergulung gulung ke pantaimu dengan gairah yang tak habis habis membandang bandang membanjir banjir membuncahruah tak henti henti mencium melumat karang dengan cinta cintaku detik harus berhenti saat ini juga aku rindu pantai aku rindu memeluk aku rindu pasir pasir aku rindu tubuhmu aku rindu! [...]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    23:26:54 7/07/2002 Ada yang ingin menerbangkan pikirannya seperti ilalang yang ditiup angin. Pada usia yang berangkat dengan segala sia-sia dan putus asa. Ada engkau yang menjenguk dengan dada berdebar dari balik jendela. Menunggu jam berdenting. Tepat di titik nol. Dia datang dengan selimut kabut. Dan cucuran embun dari matanya demikian…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    23:34:37 7/07/2002

    Malam menebarkan bunga. Menyalakan lilin. Mengasapkan dupa.
    Sebisik rindu yang diucap: ingin dikekalkan segala. Dalam kata.

    Walau kau tahu segala fana. Segala fana. Bahkan…

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 7 months ago

    10:46:35 7/08/2002 : sihar ramses“ucok” simatupang Kau ingat saat kau lambaikan tanganmu. Di hujan yang menyimpan resah. Sebagai geletar tak terucap. Membasah pelupuk mataku. Tapi masih coba kusampai senyum. Untukmu. Dari beranda. Untukmu. Yang melambai. Di rinai hujan. Membasah rambutmu. Masih kau ingat? Sebaris kenangan. Mungkin demikian…[Read more]

  • Load More