• Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 1 month ago

    Di Sela Angin Kenangan

    :ha & lorca

    di sela angin
    kenangan
    berkibaran

    buku waktu
    tersibak

    kabarkan
    keterasingan
    diri

    tak tereja
    nama
    sendiri

    tak tertafsir
    mimpi
    sendiri

    mungkin
    demikianlah saat
    puisi lebur
    dalam diri

    tak terperi

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 1 month ago

    PUISI DAN AKU Akhir-akhir ini aku sudah jarang menulis sajak. Entah mengapa? Mungkin aku sudah merasa jenuh menulis. Tapi sepertinya tidak juga. Aku masih sering merindukan untuk menulis sajak lagi. Tapi setiap saat aku mencoba menulis, ada saja semacam ketakutan bahwa aku akan menulis mengulang-ulang lagi apa yang pernah aku tulis sejak 18…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 1 month ago

    Di Saat Aku Merinduimu Genta waktu yang kau bunyikan Dentingnya sampai di sini Di penghujung hari Saat ku merinduimu Apa yang ingin kau kabarkan? Di kelebat saat yang fana Engkau demikian abadi Dalam ingatanku Sejak kau hembus Tak pupus Hingga kini Hingga gigilku sendiri Merinduimu Di lelangit harap dan mimpi Kutatap Juntaian takdir …[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 1 month ago

    Aku Sapa
    : h.a & lorca

    lorca,lorca
    digenta angin
    puisi berdenting,
    pada pualam mimpi
    ditatah paras,
    lekuk liku harap,
    di curam sunyi,
    di terjal ilusi,
    lesaplah lesap berjuta kata
    ke angkasa, dalam dada
    sendiri

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 2 months ago

    AKANKAH ENGKAU DATANG

    akankah engkau datang
    dari ketiadaan

    sebagai puisi
    mengada lewat jemari

    huruf demi huruf
    yang kususun

    di helai kehidupan
    tergambar imaji

    engkau yang kan datang
    dari ketiadaan

    mengada
    menjelma

    sebagai puisi
    di hidupku

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 2 months ago

    DI HADAPANMU

    di hadapanmu
    kupersembahkan keluh

    karena diri, gusti
    tak sanggup lagi

    tanggungkan nyeri
    merindu ini

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 2 months ago

    DIMANA PUISI BERMULA

    “lalu di mana segala bermula ?”
    kau dengar bisik itu

    seperti degup di dadaku
    mendebar-debar

    ketika kuingat sehuruf puisi hangus
    di cerlang cahaya mata

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 2 months ago

    Seperti Puisi Yang Selalu Merindukanmu
    : ha

    selalu saja puisi itu merindu,
    di sela-sela kepenatan harimu

    ia menyelinap
    kabarkan kesunyian

    seorang penyair
    menelusur huruf

    pada sayap kupu
    pada hening kepompong

    pada geliat ulat
    dan ketiadaan

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 3 months ago

    KITA MASIH DI SINI seperti saat lalu, kita masih di sini menghitung butir-butir hujan yang jatuh di sudut kamar, seperti saat lalu, kita masih di sini memandang sarang laba-laba di langit-langit kamar seperti saat lalu, kita masih terus berdekapan rasakan detak pada waktu di dalam dada mungkin kau menyebutnya sebagai bahagia [...]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 3 months ago

    TAK ADA YANG MENARI tak ada yang menari dalam pikiran malam saat hujan bergemerincing di kejauhan mungkin kaki telah lelah menandak mata mengantuk menyimpan mimpi di bola mata tak ada yang menari pada denting angin menyapa lonceng yang diam mungkin sunyi adalah kesejatian mula di senyap sendiri di puncak nyeri sendiri tak ada yang menari [...]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Jiwa Yang Lelah

    pada rakaat tersendat

    jiwa yang lelah
    ingin istirah
    merindu embun cintamu

    pada ayat-ayat lewat

    jiwa yang lelah
    hendak istirah
    mengenang sungai cahayamu

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Di Negeri Jauh Itu

    :hadi

    di negeri jauh itu
    mungkin masih kau kenangkan juga
    mimpi-mimpi yang ditumbuhkan pada dinihari
    tentang kata
    yang tersesat di balik kaca

    serupa mimpiku
    yang mengabut di tempurung kepala
    hendak menulis kata-kata
    rindu yang tak tersampai
    ke alamatnya

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    INTERMEZO

    burung kata-kata memekik meminta perhatian:
    o sayang ditimang kata ditimang puisi menyanyi-nyanyi sendiri

    senandungkan doa
    senandungkan doa

    hari yang lindap
    doa mengapung di langit-langit

    bola matahari
    retak

    di lelangit mimpi

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Reportase Ersa

    pada mata yang terkatup, tak ada yang sempat dilaporkan. lewat reportase. tentang rentetan tembakan. juga asin darah keringat dan airmata yang tersia di setiap pertempuran.

    tapi mungkin sempat kau catat. dengan kalimat. teralamat pada segala hakikat.

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Ada Apa dengan Hujan

    ada apa dengan hujan? selalu membuatku merindu puisi. hingga jemari menari di tempias air. mungkin demikianlah puisi menjadi kutuk dengan segala kenang dan mimpi.

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Mungkin Engkau Sisiphus Yang Berbahagia
    :h.a.

    mungkin engkau sisiphus yang berbahagia. memanggul batu di punggungmu. dan menyebutnya sebagai rindu. mungkin pula cinta

    dan kau gulirkan batu itu. dari puncak gegunung puisi.

    mungkin engkau sisiphus yang berbahagia. kau dengar? camus tertawa.

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Di Penghujung Tahun di penghujung tahun. mungkin ada yang membaca. huruf dan angka. pada mata. semburat kembang api. atau redup mengelam dini hari. tapi mungkin ada yang menanda. gurat pada wajah. menua. usia tersia-sia atau tak ingin diingat lagi tentang segala kenang juga harap yang diucapkan perlahan. pada hiruk tiupan terompet. karena…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Dan Kita Menghitung Waktu

    pada titik-titik hujan dan embun di kaca jendela kita menghitung waktu. betapa cepat. hitungan usia. helai rambut memutih. sedang di seberang jalan kanak-kanak berlarian dan menari di bawah hujan. aku tatap diriku mengalir bersama air hujan. ke dalam gorong-gorong. waktu

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Mungkin Engkau Ingin Menari di Bawah Hujan mungkin engkau ingin menari di bawah hujan yang menderas di luar hingga lumpur menyipratnyiprat ke tubuhmu mungkin engkau ingin menari dengan gemulai tubuh dan hentak tak henti henti kaki dan kepala dan suaramu o suaramu menyeru penuh rindu bersaingan dengan geletar halilintar pekikan pedih perih ke…[Read more]

  • Nanang Suryadi wrote a new blog post: 14 years, 5 months ago

    Mungkinkah Puisi mungkinkah puisi akan membuatnya abadi. katamu sambil menulisi hari demi hari. tapi ia tak pernah membayangkan bahwa ia ingin abadi. karena waktu. karena waktu. katamu dan engkau ingin melukis tentang cahaya bulan yang jatuh di tuwung arak seperti lipo yang menulis puisi dalam mabuk dan sepinya di bawah purnama bulan …[Read more]

  • Load More