• Prof.Dr. Ir. H. Mochammad Junus, MS posted an update 2 years, 12 months ago

    CURRICULUM VITAE

    Status dan pendidikan
    a. Nama : Prof. Dr. Ir. H. Mochmammad Junus, MS
    b. Tempat/tgl lahir : Malang, 02 – 03 – 1955
    c. Alamat rumah : Jl. Kamelia 9 Malang 65141 Telp. (0341) 492887;
    Hp: 081 333 298 790; 081 853 2041
    d. Pangkat/Gol/NIP. : Pembina/IV-d/195503021981031004
    e. Jabatan Pokok : Dosen (Lektor Kepala) Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya
    f. Alamat kantor : Jl. Veteran Malang 65145 Telp. (0341) 553513; Fax (0341) 584727
    g. Riwayat pendidikan:
    No. Pendidikan Tempat Selesai Ijazah Bidang
    1. Fapet Unibraw Malang 1980 Ir. Ilmu Ternak
    2. FPS-IPB Bogor Bogor 1984 MS Ilmu Ternak
    3. PPS Unibraw S3 Malang 2006 Dr. Ilmu Pertanian

    Pengalaman Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat dan Narasumber.
    1. Pengaruh waktu keluaran tinja Kambing terhadap produksi Gas Bio. 1993. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Malang.
    2. Pengaruh waktu keluaran tinja kambing terhadap kandungan protein kasar. 1994. Fakultas Peternakan UniversitasBrawijaya. Malang.
    3. Pemberantasan parasit yang terdapat di dalam limbah ternak dan pemanfaatannya untuk bahan pakan serta pupuk tanaman melalui fermentasi an aerob. 1994. P4I dan Universitas Airlangga. Surabaya.
    4. Pengenalan pemanfaatan kotoran ternak sapi dan ayam sebagai pakan ternak dan pupuk tanaman di kelompok Tani Mentas Desa Wonokerto Kecamatan Bantur Daerah Tingkat II Kabupaten Malang. 1996. DP4M. Dirjen Dikti. Depdikbud. Unibraw. Malang
    5. Rekayasa penggunaan sludge limbah ternak sebagai bahan pakan dan pupuk cair tanaman. 1997. DP4M. Dirjen Dikti. Depdikbud. Unibraw. Malang
    6. Rekayasa penggunaan sludge limbah ternak sebagai bahan pakan dan pupuk cair tanaman (tahun I). 1997. DP4M. Dirjen Dikti. Depdikbud. Unibraw. Malang
    7. Rekayasa penggunaan sludge limbah ternak sebagai bahan pakan dan pupuk cair tanaman (tahun II). 1998. DP4M. Dirjen Dikti. Depdikbud. Unibraw. Malang.
    8. Teknik pengemasan pupuk cair dari bahan lumpur sludge untuk meningkatkan pendapatan petani ternak. 1998. DP4M. Dirjen Dikti. Depdikbud. Unibraw. Malang.
    9. Pengaruh penggunaan lumpur sludge terhadap pertumbuhan kelinci lepas sapih. 1999. DP4M. Dirjen Dikti. Depdikbud.Unibraw. Malang.
    10. Pengenalan pembuatan pakan ternak kelinci dalam bentuk pellet dari lumpur sludge di Kelompok Tani Mentas Desa Wonokerto Kecamatan Bantur Daerah Tingkat II Malang. 1999. DP4M. Dirjen Dikti. Depdikbud. Unibraw. Malang.
    11. Integrated farming dalam pemanfaatan sludge biogas sapi sebagai pakan ikan alternatif di Propinsi Kalimantan Barat.2002. Kerja sama antara Fakultas Perikanan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Kalimantan Barat. Pontianak.
    12. Narasumber: Wira Usaha Ternak domba dan Lebah. Faperta Unibraw. 2005
    13. Limbah ternak sebagai bahan bakar, pakan dan pupuk organik. DPRD Kalbar. 2005.
    14. Produksi madu fungsional dan tablet polen melalui freeze evaporator dan mesin pentabletan otomatis di Unit Perlebahan Koperasi Unit Desa Batu. Kementerian Riset dan Teknolog (KRT)Proyek Riset Unggulan KemitraanTahun 2005
    15. Narasumber: Mensain dan menangani Pembuatan gas bio. BBPPAPTHT Songgoriti. 2006
    16. Narasumber:Pemanfaatan limbah ternak sebagai gasbio untuk energi alternatif. Fapet Unhas. 2006
    17. Narasumber:Rancang bangun peralatan pengolahan limbah ternak secara terpadu. Fapet Unhas. 2006
    18. Narasumber:Pemanfaatan Limbah Gas Bio sebagai pakan ternak dan pupuk organik. Fapet Unhas. 2006
    19. Narasumber: Pemanfaatan limbah kotoran Sapi Perah menjadi Gas Bio. KUD Nongkojajar. 2006
    20. Produksi madu fungsional dan tablet polen melalui freeze evaporator dan mesin pentabletan otomatis di Unit Perlebahan Koperasi Unit Desa Batu. Kementerian Riset dan Teknologi (KRT)Proyek Riset Unggulan KemitraanTahun 2006.
    21. Narasumber:Unit Gas Bio Limbah Ternak sebagai enersi, pakan ternak dan pupuk organik. BBPPAPTHT Songgoriti. 2007
    22. Penyuluhan: Membuat dan memanfaatkan unit gas bio. Dinas Kehewanan dan Peternakan Pontianak. 2007
    23. Narasumber: Limbah Ternak sebagai pakan ikan. Dinas Perikanan Propinsi Jawa Timur. 2007.
    24. Narasumber: Pengaruh pengentalan pupuk cair Lumpur sludge terhadap jumlah buah lombok. 2006. Jurnal Ternak Tropika, Fapet Unibraw.
    25. Narasumber: Teknik memanfaatkan unit gas bio sebagai sumber enersi, pakan dan pupuk tanaman. Faperta Unisba. Blitar 2007.
    26. Kuliah Umum Integrasi limbah ternak di dalam farming sistem. Program Pascasarjana Unhas Makasar. 2007.
    27. Kuliah Umum. Enersi Baru dan Terbarukan dari limbah ternak. Disampaikan dalam rangka Workshop Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Alternatif tanggal 15 Desember 2007 di LPPM Undana Kupang
    28. Narasumber: Pengelolaan Limbah Ternak. Pondok Pesantren Gontor 3 Kediri. 2007
    29. Narasumber: Mengubah Limbah ternak menjadi bahan bakar. Masyarakat Desa Tlekung Batu. 2007.
    30. Narasumber: Membuat dan Memanfaatkan unit gas bio. Koperasi Mentas Wonokerto Bantur. 2007.
    31. Narasumber: Dasar Pengelolaan Limbah Ternak menjadi gas bio. LPM Unibraw. 2007.
    32. Narasumber: Membuat Unit Gasbio. BPTP Denpasar Bali. 2007.
    33. Narasumber: Limbah Ternak sebagai enersi, pakan dan pupuk. Fapet Unibraw. 2007.
    34. Sistem Produksi Sayuran Ternak Ikan organik berbasis pada limbah organik (limbah unit gas bio). Kementerian Negara Riset dan Teknologi RI. Laporan Penelitian. 2007.
    35. Peranan Wanita Tani terhadap penyediaan energi dari limbah sapi perah di Pujon Malang. Kementerian Negara Riset dan Teknologi RI. Laporan Penelitian. 2007.
    36. Narasumber dan praktikum Limbah Unit Gas Bio sebagai energi dan pakan ternak/ikan serta pupuk organik pada Mahasiswa S2 dan S3 PPS Unibraw 2008.
    37. Narasumber Peranan Limbah Ternak Dalam menghasilkan enersi baru dan terbarukan pada Dinas Peternakan Papua dan Universitas Cenderawasih Papua. 2008.
    38. Narasumber: PENGELOLAAN LIMBAH PETERNAKAN. 2008. Disampaikan dalam rangka workshop Pembibitan Sapi Potong Brahman Cross dan Pelatihan Integrasi Ternak dan Komoditas Pertanian Lainnya tanggal 6 Nopember 2008 di Hotel Nirwana Nganjuk
    39. Narasumber: PEMANFAATAN TEKNOLOGI GAS BIO, STANDARISASI MODEL DAN APLIKASINYA. 2008. Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.
    40. Narasumber: LIMBAH TERNAK SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF. Disampaikan dalam rangka sosialisasi pemanfaatan limbah ternak sebagai sumber energi alternatif di Pemda Madiun tanggal 11-09-2008.
    41. Narasumber: TATA CARA PEMBUATAN BIOGAS DENGAN BAHAN BAKAR HEWANI DAN PUPUK ORGANIK. 2008. Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.
    42. Narasumber: PEMANFAATAN BIOENERGY SEBAGAI ENERGI ALTERNATIF. Disampaikan di organisasi santri pesantren mahasiswa Al Hikam Malang 29-05-2008
    43. Narasumber: LIMBAH TERNAK SEBAGAI SUMBER ENERSI. 2008. Disampaikan dalam rangka Diklat Pengolahan Limbah Ternak menjadi Biogas Bagi Petugas di Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang.
    44. Narasumber:TEKNOLOGI GAS BIO DAN KOMPOS. Disampaikan dalam rangka pembekalan KKN UNIBRAW 2008/2009. LPPM KKN UNIBRAW
    45. Narasumber: LIMBAH TERNAK DAN GAS BIO. 2009. Disampaikan dalam pelatihan peternakan di BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN BATU.
    46. Narasumber: PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK (untuk membuat gas bio). Disampaikan dalam rangka Diklat Pemanfaatan Limbah Ternak Untuk Membuat Biogas oleh Balitbang dan Diklat Kabupaten Pasuruan pada tanggal 7 Oktober 2009
    47. Narasumber: PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK (melalui unit gas bio). 2009. Disampaikan pada bimbingan teknis biogas Kabupaten Sumenep.
    48. Narasumber: MANFAAT DAN TEKNIK PEMBUATAN BIOGAS. Disampaikan dalam rangka implementasi dan pendampingan masyarakat Sub Das Hulu tanggal 23 Juli 2009.
    49. Narasumber: TEKNOLOGI TERAPAN GAS BIO MODEL TANGKI PENCERNA LIMBAH TERNAK DI BAWAH PERMUKAAN TANAH. 2009. Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.
    50. Narasumber: PEMANFAATAN TEKNOLOGI GAS BIO, STANDARISASI MODEL DAN APLIKASINYA. 2009. Disampaikan dalam rangka pertemuan Mitra Praja Utama (MPU) standarisasi model biogas di HOTEL SUN JL. PAHLAWAN – SIDOARJO
    51. Penyuluhan kepada Petani Ternak sapi perah tentang MEMBUATDAN MEMANFAATKAN UNIT GAS BIO. 2010. Disampaikan dalam rangka sosialisasi biogas PT Bumi Harmoni-UNDP Indonesia-Kemco-Pemda Lumajang.
    52. Penyuluhan kepada Petugas Penyuluh Lapangan tentang MEMBUAT, MEMFUNGSIKAN DAN MEMELIHARA UNIT GAS BIO, 2010. Disampaikan dalam rangka sosialisasi biogas PT Bumi Harmoni-UNDP Indonesia-Kemco-Pemda Lumajang.
    53. Narasumber: RANCANG BANGUN PAKAN ALTERNATIF. 2010. Balai Benih Ikan Kepanjen Malang.
    54. Narasumber: PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN UNIT GAS BIO. 18-19 Mei 2010. Disampaikan dalam rangka Pengembangan dan Pemanfaatan Unit Gas Bio Bagi Peternak sapi perah di Jawa Timur: Teknologi, Pembiayaan dan Potensi Usaha Limbah Unit Gas Bio. PT Bumi Harmoni-UNDP Indonesia-Kemco-Pemda Lumajang.
    55. Narasumber: ANALISIS EKONOMI, PENERAPAN TEKNOLOGI GAS BIO DARI LIMBAH TERNAK UNTUK MENDUKUNG DESA MANDIRI ENERGI. Disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan enersi biogas untuk mendukung Program Desa Mandiri Enersi (DME) tanggal 26 Agustus 2010 di Hotel JW Marriott Surabaya.
    56. Pidato pengukuhan Guru Besar Universitas Brawijaya: “Akselerasi Pembangunan Unit Gas Bio untuk Pengembangan Aneka Ternak di Indonesia”. 2011
    57. Sebagai Narasumber pada Pertemuan Koordinasi Pengendalian Hama Kwangwung (Oryctes rhinoceros) dan Hama Uret (Lepidiota stigma) dengan judul Pengelolaan limbah ternak dalam upaya menghambat perkembangan Hama Kwangwung (Oryctes sp) di Hotel Aria Gajayana, Jl Kawi No 24 Malang 2012.
    58. Sebagai Narasumber pada jajak pendapat tentang topik RSNI3 7826:2012 Unit Penghasil Biogas Dengan Tangki Pencerna (Digester) Tipe Kubah Tetap dari Beton di Hotel Kartika Chandra Jl. Jenderal Gatot Subroto Jakarta. 2012.
    59. Sebagai peserta Final Workshop Global Bioenergy Partnership (GBEP) Indicators for Sustainable Bioenergy di Hotel Salak The Heritage. Bogor, 2012
    60. Sebagai Narasumber pada Workshop Penyusunan Rencana dan Program Bioenergi dengan judul “Pengoperasian dan Pemeliharaan Biogas untuk Menunjang DAK bidang energy Pedesaan berbasis Biogas. di Hotel Hotel Lumere Jakarta. 2013
    61. Sebagai Narasumber pada kegiatan Sosialisasi /Bimbingan Teknis Bidang Bioenergi/Aspek Keselamatan (Biogas) yang diselenggarakan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dengan judul MULTIPLIER EFEK PRODUKSI UNIT BIOGAS di Hotel Singgasana Makasar 2013
    62. Peserta Workshop Keselamatan Bioenergi yang diselenggarakan Kementerian ESDM 21/5/2013 di Hotel Lumere Jakarta.
    63. Sebagai Narasumber pada kegiatan fisik bioenergi TA. 2014 Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dengan judul PENGOPERASIAN DAN PEMELIHARAAN UNIT BIOGAS UNTUK MENUNJANG DAK ENERGI PEDESAAN BERBASIS BIOGAS pada tanggal 20 – 22 Nopember 2013 di Hotel Lumire Jakarta
    64. Penyampaian hasil kunjungan lapangan biogas Fame pada Finalisasi draf Panduan Keselamatan Bioenergi dan penyampaian hasil kunjungan lapang di Hotel Padjadjaran Suites Bogor 19/9/2013
    65. Pemakalah Utama di Indonesian Agency for Agricultural Research and Development Ministry of Agriculture pada INTERNATIONAL WORKSHOP “DATA INVENTORY AND MITIGATION OF CARBON EMISSION AND NITROGEN CYCLING FROM LIVESTOCK IN INDONESIA”Jakarta, April 24th, 2013 dengan judul Bionergy Source from Livestock Waste by using Biogas System in Small Scale Farms
    66. The potential for wild bee honey production. The Faculty of Animal Husbandry Brawijaya University, Malang-Indonesia. Unpublish 2014
    67. Narasumber Penangkaran dan budidaya lebah madu. Dirjen kehutanan. 2014
    68. Narasumber POTENSI DAN TANTANGAN DALAM BUDIDAYA DAN PEMASARAN MADU HUTAN. Dirjen kehutanan 2015
    69. Narasumber Pemanfaatan bioslurry. Pemda Ponorogo. 2015
    70. Pengelolaan dan pemanfaatan limbah ternak menjadi produk organik. Drijen Dikti 2013-2015.
    71. Eksplorasi Potensi Lebah Hutan (Apis dorsata) di Kelurahan Sungai Pagar Kecamatan Kampar Kiri Hilir Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. 2015

    Daftar Publikasi (buku, diktat dan proseding)
    1. An Introduction to Biogas from manure as energy diversification for East Java Famers, 1990. UNDARP Pune India.
    2. Budidaya Ternak. 1991. Program DIII.Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.
    3. Teknik mengatasi bau limbah ternak itik. 1994. Tidak dipublikasikan. Agrobis. Surabaya.
    4. Teknik membuat dan memanfaatkan unit gas bio, 1995. Edisi Revisi. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
    5. Kehidupan ternak di lingkungan tropis. 1985. Unibraw.
    6. Budidaya bekicot. 1988. UPT Ternak Batu.
    7. Beternak lebah madu. Program Pendidikan Diploma-1, penyuluhan Konservasi Tanah dan Air, Fakultas Pertanian. 1990. Universitas Brawijaya. Malang.
    8. Budidaya Ternak. 1991. Program DIII. Fakultas Pertanian. Unibraw. Malang.
    9. Petunjuk Praktikum Aneka Ternak. 1991. Nuffic-Unibraw
    10. Aneka Ternak. 1991. Nuffic – Unibraw.
    11. Dasar-dasar Iklim dan Perkandangan. 1991. Terjemahan dari Buku G. Montsma. Nuffic – Unibraw.
    12. Perkandangan dan Iklim. 1991. Nuffic-Unibraw Judul Asli: Huisvesting en Klimaat. By M.W.A. Verstegen. LH VEEHOUDERIJ.
    13. Reproduksi Serangga (Studi Kasus Lebah madu). 1999. FMIPA-Fapet Unibraw
    14. Reproduksi Lebah Madu. 199. Fapet Unibraw-Pemda Jatim.
    15. Pembibitan labah madu. 1997. Pelatihan rekayasa pengemasan dan pembinaan budidaya lebah madu rakyat dalam upaya peningkatan produktivitas . Fakultas Peternakan. Malang.
    16. Biologi Lebah. 1998. Fakultas Peternakan – Kanwil Perhutani Propinsi Jawa Timur.
    17. Hama dan Penyakit lebah. 1998. Kanwil Perhutani Propinsi Jawa Timur.
    18. Penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan jiwa kewirausahaan dengan innovator perguruan tinggi, Judul: Lebah madu sebagai usaha baru dan terbarukan. 2002. Universitas Widya Gama Malang.
    19. Budidaya lebah unggul dan diversifikasi produk lebah madu. 2002. Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Dinas Kehutanan. Surabaya.
    20. Budidaya lebah madu. 2004. Balai Penelitian Tanaman Pangan Propinsi Bali.
    21. Teknologi membuat lebah ratu buatan. 2005. Balai Penelitian Tanaman Pangan Propinsi Bali.
    22. Paket TVRI tentang gas bio, pakan ternak dan ikan dari limbah ternak. 2002.
    23. Siaran interaktif pengembangan unit gas bio di TVRI Pontianak Kalbar. 2007
    24. Petunjuk Praktis. Pembuatan dan Pemanfaatan Unit Gas Bio model Integrasi. 2010. Program Pengembangan Unit Gas Bio. UNDP-PT Bumi Harmoni Indoguna di Indonesia.
    25. Proceeding seminar Internasional di CANTHO UNIVERSITY 3/2 street, Xuan Khanh ward. Ninh Kieu district 92100 Canto City Vietnam dengan judul THE INFLUENCE OF QUEEN BEE AGE, THE NUMBER OF BROOD COMBS AND THE USE OF QUEEN EXCLUDER ON COMB BROOD SIZE IN Apis MelliferaBEES DURING THE BLOSSOME SEASON. 2012.
    26. Proseding seminar Internasional di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dengan judul THE APPEARANCE AND THE CONVERSION OF PLASTIC BIOGAS UNIT IN INDONESIA. 2013.
    27. Proseding seminar Internasional di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya dengan judul REDUCTION OF GREEN HOUSE GAS USING INTEGRATED LIVESTOCK BIOGAS UNIT (BGU). 2013
    28. Proseding Workshop Internasional di Kementerian Pertanian dengan judul Bionergy Source from Livestock Waste by using Biogas System in Small Scale Farms. 2013

    Pengalaman tugas:
    1. Guru honorer SMI Kepanjen, SMA NU Kepanjen dan SPMA Negeri Malang 1980 – 1981
    2. Pembantu Dekan III Fapet Unisma Malang 1981 – 1982
    3. Pelaksana Proyek Taruna Tani Kanwil Deptan Jatim 1981 – 1982
    4. Dosen tetap Fakultas Peternakan 1981 – Sekarang
    5. Sekretaris Jurusan Produksi ternak. Fapet Unibraw 1985 – 1989
    6. Anggota delegasi Biogas Indonesia dalam conference biogas di Pune-India 1990
    7. Ketua Jurusan Produksi Ternak Fapet Unibraw 1996-1999
    8. Koordinator Laboratorium Aneka Ternak 1995-1999
    9. Koordinator Bidang Studi Aneka Ternak 1999-2006
    10. Anggota Senat Fakultas Peternakan 1996-2003
    11. Anggota Senat Fakultas Peternakan 2007- sekarang
    12. Anggota Senat Universitas Brawijaya 2011-sekarang
    13. Komisaris II Perhimpunan Burung Indonesia Cabang Malang 1998- 2002
    14. Tim reviewer Pengabdian Kepada Masyarakat Dirjen Dikti di Malang 2000
    15. Tim reviewer Pengabdian Kepada Masyarakat Dirjen Dikti di Malang 2001
    16. Konsultan Biogas dan Pemanfaatannya di PT Suryajaya
    Abadi Perkasa Tongas Probolinggo Jawa Timur 1999- 2002
    17. Konsultan Biogas di Dinas Peternakan dan Perikanan,
    Kelautan Pemerintah Kota Pasuruan. 2001- 2002
    18. Membuat dan memanfaatkan unit gas bio Dinas Perikanan Pontianak 2 unit 2002
    19. Menyusun Rencana Pengembangan Lebah Madu Propinsi Jawa Timur 2003
    20. Ketua III Asosiasi Perlebahan Indonesia Cabang Jatim 2004-2009
    21. Tim Redaksi Bulletin Perancangan dan Kaji Tindak Warta Pengabdian Kepada
    Masyarakat. Universitas Cendana. Kupang 2004-2007
    22. Tim Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Program
    Satu Tahunan Dirjen Dikti di Kupang Nusatenggara Timur 2004
    23. Tim reviewer Pengabdian Kepada Masyarakat Dirjen
    Dikti di Mataram Lombok Barat 2005
    24. Tim Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Program
    Satu Tahunan Dirjen DIKTI di UNDIP, POLTEK NEGERI SEMARANG,
    UNIVERSITAS MURIA KUDUS 2005
    22. Konsultan perlebahan di Apiari Nektarindo 2006 – 2013
    23. Konsultan Gas Bio Koperasi Agro Niaga Jabung 2006
    24. Tim reviewer Pengabdian Kepada Masyarakat Dirjen Dikti di Malang 2006
    25. Tim Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Program
    Satu Tahunan Dirjen DIKTI di Sulawaesi Selatan (UNM, Poltek UPG, Unhas,
    Pare-pare dan Mandar) 2006
    26. Menyusun RSNI unit biogas model tetap di Badan Standarisasi Nasional
    Melalui Kementerian ESDM 2011
    27. Menyusun RSNI jaringan biogas di Badan Standarisasi Nasional
    Melalui Kementerian ESDM 2012
    28. Menyusun RSNI biogas bertekanan di Badan Standarisasi Nasional
    Melalui Kementerian ESDM 2013
    29. Menyusun Pedoman keselamatan bioenergi (biogas) di Kementerian ESDM 2013
    30. Menyusun RSNI kompor biogas model tetap di Badan Standarisasi Nasional
    Melalui Kementerian ESDM 2014
    31. Melatih petani ternak penerima unit gas bio dari Kementerian UMKM dan
    Koperasi pada 7 Provinsi di Indonesia 2013
    32. International Training Programme on Renewable Energy : Biogas Energy for
    Community Development. Materi 1). Biogas Unit Plant Development
    (Household and Community Scales), and 2). Enviromental Aspect of Biogas
    Development 2013
    33. Membuat Unit Gas Bio di:
    Dinas Peternakan Sinjai Sulsel 1 unit 50 m3 2006
    Dinas Kehewanan dan Peternakan Kalbar 4 unit 2006
    Dinas Kehewanan dan Peternakan Kalbar 5 unit 2 unit 50 m3, 3 unit 10 m3 2007
    Fakultas Pertanian Universitas Halouleo Kendari 1 unit 10 m3 2007
    Dinas Enersi dan Lingkungan Kab. Malang 5 unit 10 m3 2007
    Program Difusi Ristek di Kab. Malang 4 unit 10 m3 2007
    Program Difusi Ristek di Kota Batu 2 unit @ 10 m3 2007
    Dinas Pertanian Barabai Kalsel 5 unit @ 10 m3 2007
    Pondok Pesantren Al Badar Pare-Pare 1 unit 65 m3 2007
    34. Ketua Laboratorium Aneka Ternak 2007 – sekarang
    35. Tim reviewer Pengabdian Kepada Masyarakat Dirjen Dikti di Surabaya 2006
    36. Tim Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Program
    Satu Tahunan Dirjen DIKTI di Malang, Ponorogo dan Madiun 2007
    37. Membuat Unit Gas Bio di:
    Dinas Perikanan Jatim 1 unit 30 m3 2008
    Dinas Kehewanan dan Peternakan Kalbar 3 unit 50 m3 dan 7 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Papua Barat 5 unit 8 m3 2008
    Dinas Peternakan Bone 1 unit 50 m3 dan 2 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Sampang 5 unit 10 m3 2008
    Balai Kesehatan Hewan dan Peternakan Sukabumi 1 unit 50 m3 2008
    Balai Penelitian Tanaman Pangan Denpasar Bali 1 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Madiun 3 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Pacitan 3 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Pamekasan 7 unit 10 m3 2008
    Kantor Peternakan Lumajang 4 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Sumenep 7 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Bojonegoro 3 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Kediri 2 unit 10 m3 dan 1 unit 20 m3 2008
    Dinas Peternakan Nganjuk 2 unit 10 m3 2008
    Dinas Pertanian Ponorogo 3 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Tuban 7 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Probolinggo 5 unit 10 m3 2008
    Dinas Pertanian Gresik 3 unit 10 m3 2008
    Dinas Peternakan Pasuruan 1 unit 50 m3 2008
    Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang 15 unit 10 m3 2008
    38. Membuat Unit Gas Bio di:
    Dinas Peternakan Nganjuk 2 unit 10 m3 2009
    Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang 40 unit 10 m3 2009
    BP DAS Brantas Surabaya di Batu 1 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Pamekasan 5 unit 10m3 2009
    Dinas Peternakan Madiun 3 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Ngawi 1 unit 10 m3 2009
    Dinas Petrnakan Gresik 2 unit 10 m3 2009
    Dinas Petrnakan Bangkalan 7 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Sumenep 5 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Sampang 1 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Sopeng Sulsel 7 unit 10 m3 2009
    Dinas Pertanian Papua Barat Manokwari 7 unit 8 m3 2009
    Dinas Peternakan Sorong 1 unit 10 m3 2009
    Dinas Pertanian Manggarai 1 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Muna kendari 5 unit 6 m3 2009
    Dinas Pertanian Ponorogo 1 unit 10 m3 2009
    Dinas Pertanian Singkawang Kalbar 2 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Sidoarjo 1 unit 10 m3 2009
    Dinas Peternakan Jombang 4 unit 10 m3 2009
    PT Unggul Singosari 1 unit 20 m3 2009
    UNDP-PT Bumi Harmoni Indoguna 2009
    39. Membuat unit gas bio di:
    Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Malang 9 unit 10 m3 2010
    Dinas Kehutanan Propinsi Jawa Timur 4 unit 10 m3 2010
    Dinas Peternakan Bangkalan 1 unit 10 m3 2010
    40. Membuat unit gas bio di
    Dinak Mojokerto 2 unit 10 m3, 2011
    Disnak Nganjuk 1 unit 10 m3, 2011
    Disnak Ponorogo 4 unit 10 m3, 2011
    Disnak Pacitan 3 unit 10 m3, 2011
    Disnak Madiun 2 unit 10 m3, 2011
    Disnak Sumenep 4 unit 10 m3, 2011
    Disnak Sopeng 8 unit 10 m3, 2011
    Diskan Prov Jatim 2 unit 20 m3, 2011
    Disbun Jambi 2 unit 10 m3, 2011
    Kementerian PDT di Ende 5 unit 10 m3, 2011
    Kemenpora di Bogor 2 unit 10 m3. 2011

    41. Membuat unit gas bio di
    Diskop Jember 4 unit 10 m3, 2012
    Diperta Probolinggo 4 unit 10 m3, 2012
    Dispet Sumenep 5 unit 10 m3, 2012
    Diskan Provinsi Jatim 4 unit 10 m3, 2012
    Dispet pamekasan 2 unit 10 m3, 2012
    BLH Sopeng 5 unit 10 m3, 2012
    Dispet Jambi 2 unit 10 m3, 2012
    Distan Bima 3 unit 10 m3. 2012

    42. Membuat unit gas bio di:
    Banjarmasin 2, 1unit 10 m3 dan 1 unit 40 m3, 2013
    Kop Lampung 2 unit 20 m3, 2013
    Kop Bangli 2 unit 20 m3, 2013
    Diskan Jatim 3 unit 15 m3, 2013
    Kemen Kelautan dan Perikanan dan Kemen UKM dan Kop 1 unit 60 m3, 2013
    Kop Bengkulu 4 unit 10 m3, 2013
    Sumenep 2 unit 10 m3, 2013
    RPH kota Probolinggo 1 unit 10 m3, 2013
    Bapeda Lumajang 30 unit 6 m3, 2013
    Pontianak 3 unit 10 m3, 2013
    Koperasi Gratia Marunggela Bajawa Ngada 2 unit 10 m3 2013
    43. Membuat unit gas bio di
    Lumajang 69 unit volume 6 m3 2014
    Solotiga 1 unit volume 50 m3 2014
    Tuban 1 unit volume 30 m3 2014
    44. Membuat unit gas bio volume 6-50 m3
    Bantul Yograkarta 1 unit volume 50 m3 2015
    Tuban Jawa Timur 1 unit 30 m3 2015

    PATENT
    Granted:
    1, Proses dan produk pakan ternak/ikan komersial dari lumpur sludge limbah unit gas bio
    2, Proses dan produk pupuk organik komersial dari lumpur sludge sludge limbah unit gas bio
    3. Proses dan produk madu sisir (masih dalam proses atau masuk daftar patent)
    Terdaftar
    1. TEKNOLOGI INSTALASI UNIT GAS BIO TERINTEGRASI SKALA I 2014
    2. TEKNOLOGI INSTALASI UNIT GAS BIO TERINTEGRASI SKALA II 2014
    3. BENTUK DAN MODEL UNIT GAS BIO TERINTEGRASI 2014
    4. TEKNOLOGI PEMURNIAN GAS BIO 2014

    Malang, Mei 2015

    Prof. Dr. Ir. Mochammad Junus, MS
    NIP. 195503021981031004